Kemampuan pemecahan masalah seorang wirausaha

Menurut Peter F. Drucker (1996), masalah dapat timbul akibat ketidakserasian atau suatu penyimpangan, artinya suatu ketidaksesuaian antara yang ada dengan yang “seharusnya” atau antara yang ada dengan yang diasumsikan setiap orang. Dengan kata lain, masalah diartikan sebagai sebuah kumpulan kesulitan ataupun pertanyaan yang perlu diselesaikan, dihadapi, dan membutuhkan jawaban secara pasti.

Sedangkan definisi usaha menurut Geoffrey G. Meredith (1992) adalah tindakan yang diarahkan dengan menggunakan kekuatan untuk menuju pada pencapaian tujuan tertentu. Usaha diartikan pula sebagai aktivitas-aktivitas yang berkelanjutan dan terus menerus mengalami peningkatan dari aktivitas awal untuk menuju suatu titik pencapaian akhir. Namun dalam dunia bisnis, usaha diartikan sebagai jumlah atau kualitas dari suatu bidang pekerjaan yang menghasilkan suatu output dari pemanfaatan sejumlah input.

Dengan demikian dapat diartikan bahwa masalah usaha adalah suatu kesulitan pada dunia kerja atau bisnis yang terjadi akibat adanya perbedaan antara apa yang diharapkan dengan apa yang telah terjadi sehingga menuntut para pelaku bisnis (pekerja) untuk menyelesaikan kesulitan tersebut dengan sejumlah kekuatan yang dimilki secara maksimal. 

Para wirausahawan hendaknya dapat menganalisis masalah dengan mengumpulkan data-data, mengolahnya, dan menarik kesimpulan dari penganalisisan tersebut. Pemecahan masalah dan cara penyelesaiannya dalam usaha atau bisnis sebenarnya tidak begitu sukar jika seorang wirausahawan sudah banyak pengalaman di dalam lingkungan usaha atau bisnisnya. Jika persoalan-persoalan sudah ditentukan dan semua informasi serta data-data masalah sudah dikumpulkan, seorang wirausahawan harus mengidentifikasi semua cara pemecahan masalah yang dapat dilaksanakan. Seorang wirausahawan harus memandang sebuah permasalahan dari berbagai sudut pandang dan mencari cara baru untuk memecahkan masalahnya. Jika kelompok karyawan perusahaan mengurangi jumlah masalahnya, di sini wirausahawan harus mempertimbangkan masalahnya agar menjadi luas dan mendalam. Jika seorang wirausahawan di dalam usaha atau bisnisnya berniat untuk meninjau lagi semua pemecahan masalah yang mungkin terdapat di dalam daftar, maka beberapa pemecahan itu dapat digabungkan, sedangkan pemecahan masalah yang lainnya dapat dikesampingkan.

Dibawah ini dikemukakan kriteria yang sangat berguna jika seorang wirausahawan ingin mengevaluasi pemecahan masalah yang diusulkannya.

  1. Apakah pemecahan masalah itu dapat diterapkan dengan baik?
  2. Apakah pemecahan masalah itu sudah logis?
  3. Apakah persoalan-persoalan tambahan yang timbul dapat diselesaikan dengan baik?

Adapun prosedur dalam pemecahan masalah, langkah-langkahnya dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut.

  1. Kenalilah persoalannya secara umum.
  2. Identifikasikan problem-problem utama yang terkait.
  3. Tentukan fakta-fakta dan data-data penting yang berkaitan dengan masalah.
  4. Carilah sebab-sebab problem tersebut.
  5. Pertimbangkanlah berbagai kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut.
  6. Pilihlah jalan keluar yang dapat dilaksanakan dengan baik.
  7. Periksalah, apakah
  8. cara penyelesaian masalah tersebut sudah tepat.

Proses berpikir secara ilmiah dapat berlangsung dengan langkah-langkah yang sistematis, berorientasi kepada tujuan, serta menggunakan metode tertentu untuk memecahkan masalah. Pada garis besarnya, pemikiran secara ilmiah dapat berlangsung di dalam memecahkan masalah dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Merumuskan tujuan, keinginan, dan kebutuhan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.
  • Merumuskan permasalahan yang berhubungan dengan usaha untuk mencapai tujuan.
  • Menghimpun fakta-fakta obyektif yang berhubungan dengan masalah yang dipikirkan.
  • Mengolah fakta-fakta dengan pola berpikir tertentu, baik secara induktif maupun deduktif.
  • Memilih alternatif yang dirasa paling tepat.
  • Menguji alternatif itu dengan mempetimbangkan hukum sebab akibat.
  • Menemukan dan meyakini gagasan.
  • Mencetuskan gagasan itu, baik secara lisan maupun tulisan.

** Bebas disunting dengan menyebutkan sumber **

Halaman Lainya

  • Karakteristik Kewirausahaan
    Para ahli mengemukakan karakteristik kewirausahaan dengan konsep yang berbeda-beda. Geoffrey G. Meredith (1996 : 5-6), misalnya, mengemukakan cirri-ciri dan watak kewirausahaan seperti berikut
  • Sifat dan watak kepribadian Wirausaha
    Beberapa Sifat dan watak kepribadian dan nuansa karakeristik wirausahawan yang berhasil di dalam usahanya harus mempunyai sifat-sifat karakteristik sebagai berikut
  • Tiga Cara Memulai dunia usaha
    Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk memulai/memasuki dunia usaha
  • Sikap dan Kepribadian Wirausaha
    Alex Inkeles dan David H. Smith (1974 : 19-24) adalah beberapa ahli yang mengemukakan tentang kualitas dan sikap orang modern. Menurutnya kualitas manusia modern tercermin pada orang yang berpartisipasi dalam produksi modern yang dimanifestasikan dalam be
  • Proses Membuat keputusan dalam wirausaha
    Membuat keputusan (decition making) adalah suatu proses memilih antara berbagai macam cara untuk melaksanakan pekerjaan. Kemampuan membuat keputusan dapat diperoleh dari pengalaman sebelumnya selama bertahun-tahun.
  • Sumber potensial peluang usaha
    Sumber potensial peluang usaha berasal dari ide-ide yang dimiliki wirausahawan. Agar ide dapat diubah menjadi peluang, maka perlu dilakukan proses penjaringan/screening ide yaitu melalui langkah-langkah sebgai berikut
  • Prosedur dan persyaratan pengajuan pinjaman Bank
    Persyaratan pengajuan kredit / pinjaman di bank tidaklah serumit yang diperkirakan orang. Bahkan syaratnya sebetulnya cukup mudah. Bagi Bank hal ini dilakukan untuk mengetahui lebih jauh tentang data-data calon debiturnya sekaligus untuk mendapatkan infor
  • Kemampuan Dasar Kewirausahaan
    Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Lambing (2000) bahwa kebanyakan responden yang menjadi wirausaha berasal dan pengalaman sehingga ia memiliki jiwa dan watak kewirausahaan.
  • Kiat membangun sdm kreatif dalam perusahaan/organisasi
    Beberapa kiat untuk medorong kreativitas bagi seluruh sumber daya manuasia dalam organisasi
  • Pengertian Peluang Usaha
    Peluang usaha adalah kesempatan/waktu yang tepat yang seharusnya diambil/dimanfaatkan bagi seorang wirausahawan untuk mendapat keuntungan. Untuk menangkap peluang usaha perlu kerja keras dan pengorbanan. Tanpa kerja keras dan keberanian mengambil resiko m
  • Prosedur dan cara mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat
    Tentunya banyak yang bertanya bagaimana prosedur mengajukan KUR - Kredit Usaha Rakyat. Berikut ini cara mengajukan KUR - kredit usaha rakyat yang bisa membantu anda untuk menambah permodalan dan meningkatkan ekspansi usaha kecil.
  • Kompetensi Kewirausahaan
    Dengan memiliki beberapa keterampilan dasar yang dikemukakan pada artikel Kemampuan Dasar Kewirausahaan, maka seseorang akan memiliki kemampuan (kompetensi) dalam kewirausahaan.
  • Motif Berprestasi Kewirausahaan
    Motif berprestasi adalah suatu nilai social yang menekankan pada hasrat untuk mencapai hasil terbaik guna mencapai kepuasan pribadi (Gede Anggan Suhandana, 1980 : 55). Faktor dasarnya adalah adanya kebutuhan yang harus dipenuhi.
  • Berpikir Kreatif Dalam Kewirausahaan
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi otak manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu fungsi otak sebelah kiri dan otak sebelah kanan. Setiap bagian otak memiliki fungsi spesifik dan menangkap informasi yang berbeda.
  • Pengertian Kreativitas dan Inovasi dalam Wirausaha
    Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahan masalah dan menemukan peluang (thinking new thing).
  • Prosedur dan persyaratan pengajuan SIUP
    SIUP adalah Izin Usaha yang diterbitkan Instansi Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota/Wilayah dimana domisili perusahaan berada. SIUP dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan usaha dibidang Perdagangan Barang/Jasa di Indonesia
  • Soal pilihan ganda kewirausahaan SMA/SMK
    Soal pilihan ganda kewirausahaan SMA/SMK
  • Pengertian Kewirausahaan
    Di Indonesia istilah kewirausahaan mulai populer di saat Indonesia mulai melakukan pembangunan ekonomi secara serius sekitar tahun tujuh puluhan.
  • Ciri-ciri wirausaha yang sukses
    Seorang wirausaha adalah seorang manusia tangguh, yang memiliki karakteristik-karakteristik yang positif. Karakter yang positif biasanya akan membuat seorang wirausaha dapat bertahan dari segala kendala yang muncul pada perjalanan bisnisnya.

Komentar

Kiriman terbaru