Cara mudah mengirim email dari PHP dengan PHPMailer

Mengrim email dengan PHPMailerUntuk mengirim email dengan php biasanya bisa dilakukan dengan cara sederhana yaitu dengan fungsi mail. Cara ini cukup ampuh untuk mengirim email dengan format text/pesan tanpa ada pengaturan tampilan. Tapi pada saat anda ingin mengirimkan email dengan format HTML yang memiliki tag tabel maupun format ukuran atau warna tulisan, maka cara ini akan sedikit menjadi ribet. Selain ribet juga seringkali emailnya dianggap spam oleh sebagain mail server tujuan.

Alternatif lain yang bisa anda gunakan adalah dengan menggunakan komponen/library tambahan dalam bentuk class yang cukup mudah dipanggil dalam program yang kita buat. Untuk ini, saya menggunakan PHPMailer. Alasanya karena PHPMailer ini gratis, kompatibel untuk versi php terbaru dan juga cukup mudah digunakan. Dari informasi yang saya baca di situs resminya, dikatakan bahwa PHPMailer adalah salah satu class yang paling banyak digunakan oleh pengembang web tentu saja dengan perkiraan jumlah pengguna sampai 9 juta user. PHPMailer ini juga digunakan oleh beberapa project opensource seperti Drupal, SugarCRM, Yii, Joomla dll.

Beberapa fitur PHPMailer yang saya kutip dari situs officialnya yaitu :

  • Probably the world's most popular code for sending email from PHP!
  • Used by many open-source projects: Drupal, SugarCRM, Yii, Joomla! and many more
  • Integrated SMTP support - send without a local mail server
  • Send emails with multiple TOs, CCs, BCCs and REPLY-TOs
  • Multipart/alternative emails for mail clients that do not read HTML email
  • Support for 8bit, base64, binary, and quoted-printable encoding
  • SMTP authentication with LOGIN, PLAIN, NTLM and CRAM-MD5 mechanisms
  • Native language support
  • DKIM and S/MIME encryption support
  • Compatible with PHP 5.0 and later
  • Much more!

Untuk mendapatkan informasi dan download phpmailer ini anda bisa kunjungi situs https://github.com/Synchro/PHPMailer

Ada beberapa cara teknis penggunaan PHPMailer, tergantung metode pengiriman email yang kita gunakan. Jika anda punya domain dan hosting sendiri akan lebih mudah lagi melakukan percobaan ini.

Contoh Penggunaan PHPMailer sederhana

<?php
    require_once("class.phpmailer.php");
    $sendmail = new PHPMailer();
    $sendmail->setFrom('email.anda@domainanda.com','Nama Anda'); //email pengirim
    $sendmail->addReplyTo('email.anda@domainanda.com','Nama Anda'); //email replay
    $sendmail->addAddress('email.tujuan@domaintujuan.com','Nama Tujuan'); //email tujuan
    $sendmail->Subject = 'Coba Email dengan PHPMailer'; //subjek email
    $sendmail->Body='<h2>Percobaan</h2><p>Disini anda bisa tulis pesan dengan HTML</p>
	<table><tr><td>Anda juga bisa buat tabel disini</td></tr></table>'; //isi pesan
    $sendmail->isHTML(true);
    if(!$sendmail->Send()) 
    {
      echo "Email gagal dikirim : " . $sendmail->ErrorInfo;  
    } 
    else 
    { 
      echo "Email berhasil terkirim!";  
    }
?>

Jika anda sudah coba download paket PHPMailer, didalamnya anda juga akan dapati contoh (dalam folder example) penggunaan  dengan cara lain seperti smtp, email dengan attachment dll.

Baca juga Mengirim email laporan dari database mysql dengan PHPMailer

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Zainal Hakim

** Bebas disunting dengan menyebutkan sumber **

Komentar

Halaman Lainya

  • Menyederhanakan operasi mysql dengan function dalam php
    Sering dalam sebuah aplikasi web khususnya php, kita melakukan operasi database mysql secara berulang. Misal melakukan pengecekan, perhitungan, perbandingan ataupun operasi-operasi umum lainya yang dilibatkan dalam sebuah proses besar. Hal ini sangat tidak efektif karena kita harus menyusunya berulang-ulang yang kadang berujung pada sulitnya melakukan pengembangan. Pada tulisan ini saya akan berbagi trik jitu agar masalah diatas bisa teratasi dengan mudah.
  • Cara Installasi PHP di lingkungan windows
    PHP adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja.
  • Membuat aplikasi php dalam satu file
    Biasanya kita membuat sebuah aplikasi php, semua bagian/modul/halaman dipisah dalam file-file yang berbeda. Misalkan membuat aplikasi data mahasiswa, kita membuat halaman menu kemudian disimpan dalam menu.php, membuat input data lalu disimpan dalam input-data.php, kemudian membuat simpan lalu disimpan dalam simpan.php dst. Bagaimana jika semua fungsi halaman tersebut dijadikan dalam satu file? Simak artikel berikut.
  • Menyimpan data dalam banyak tabel bersamaan
    Jika anda membuat aplikasi php dan mysql yang menggunakan beberapa tabel database mungkin akan menemui proses menyimpan data ke dalam banyak tabel secara bersamaan dalam satu proses. Contoh sederhana membuat aplikasi php penjualan yang dalam prosesnya menyimpan data dalam tabel transaksi dan sub transaksi.
  • Fungsi break dan continue dalam php
    Fungsi break dalam php digunakan untuk menghentikan proses yang dilakukan oleh perintah php : for, foreach, while, do-while atau switch. Sedangkan continue digunakan untuk melanjutkan proses pada perintah perulangan for dengan php. Kedua fungsi ini (break dan continue) memang tidak selalu digunakan, karena setiap kasus mungkin saja berbeda keperluan. Pada kasus seperti apa anda memerlukan fungsi break dan continue?

Kiriman terbaru