Cara upload file dengan PHP Script

Cara Upload dengan phpDalam bahasa pemrograman php sudah tersedia function yang dapat dengan mudah diintegrasikan dengan kode php yang sudah kita buat.

Silahkan simak langkah-langkanya berikut :

Pertama : Kita harus buat form dari html yang mendukung upload file.

Perlu diketahui bahwa ada 3 tipe pengkodean data yang dapat dilakukan oleh sebuah form melalui deklarasi atribut enctype yaitu :

  1. enctype dengan value application/x-www-form-urlencoded : semua karakter akan diubah oleh browser menjadi kode ASCII dan semua tanda spasi diubah menjadi simbol "+" sebelum dikirim ke server.
  2. enctype dengan value multipart/form-data : data/karakter dikirim seperti aslinya. Ini digunakan untuk form dengan fasilitas upload.
  3. enctype dengan value text/plain : tanda spasi diubah menjadi simbol "+", tapi karakter lain dikirimkan seperti aslinya.\

default untuk form sederhana tanpa deklarasi atribut enctype nilainya otomatis application/x-www-form-urlencoded

Perlu diingat bahwa enctype hanya berlaku untuk method="POST".

Kembali ke membuat form, sekarang berarti kita perlu cara dengan enctype nomor 2. Lihat kode html berikut :

<html>
<head><title>Contoh upload file</title></head>
<body>
<form action="upload.php" method="post" enctype="multipart/form-data" name="FUpload" id="FUpload">
  <p>Alamat File : <input type="file" name="namafile" id="namafile" size="30" /></p>
  <p><input type="submit" name="btnUpload" id="btnUpload" value="Upload" /></p>
</form>
</body>
</html>

Lihat kode dari baris ke 4 untuk form diatas, pada baris tag <form> ditambahkan atribut enctype="multipart/form-data", method="post" dan action(tujuan form dikirim) diarahkan ke nama dile upload.php yang nanti kita buat untuk menerima data dari form. Kemudian lihat pada elemen form kita harus menggunakan <input> dengan atribut type="file" sehingga jika dijalankan form akan menampilkan isian untuk menentukan file yang akan dikirim.

Kedua : Kita membuat kode php untuk menerima form yang dikirim

Silahkan buat file php disimpan dengan nama upload.php, dan tuliskan kode berikut ini :

<?php
//Pengaturan folder penyimpanan
$nama_folder = "upload/";
//Kode untuk menerima form
if (!empty($_FILES["namafile"]["tmp_name"])) {
  if(is_uploaded_file($_FILES['file']['tmp_name'])) {
    move_uploaded_file($_FILES['namafile']['tmp_name'],$uploaddir.$_FILES['namafile']['name']);
    echo "File berhasil terkirim";
  }
} else {
  echo "Anda";
}
?>

 Sebuah file yang dikirim ke server memiliki informasi yang dapat kita gunakan sebagai bahan proses dalam php, yaitu :

  1. $_FILES["file"]["name"] - nama file yang dikirim
  2. $_FILES["file"]["type"] - tipe file yang dikirim dalam format misal untuk gambar tipe gif nilainya : image/gif
  3. $_FILES["file"]["size"] - ukuran file yang dikirim
  4. $_FILES["file"]["tmp_name"] - nama file sementara pada saat diterima server
  5. $_FILES["file"]["error"] - nilai error yang timbul pada saat upload

Informasi file ini bisa digunakan untuk mengecek apakah besar file atau tipe file sesuai dengan aturan yang kita buat.

Jika menemui error, mungkin artikel saya tentang Masalah seputar upload file dengan php bisa membantu anda.

Jika anda ingin melihat contoh/panduan membuat aplikasi lengkap tentang upload gambar mungkin anda berminat membaca artikel saya tentang Membuat Aplikasi Data Mahasiswa dengan PHP Bagian 1, Bagian 2, Bagian 3, Bagian 4, Bagian 5 dan Bagian 6

Semoga bermanfaat.
Zainal Hakim

Baca juga :

** Bebas disunting dengan menyebutkan sumber **

Komentar

Halaman Lainya

  • Membuat thumbnail dengan php
    Istilah kata thumbnail diartikan sebagai versi kecil dari sebuah gambar yang ditampilkan di komputer. Thumbnail ini digunakan untuk menggantikan gambar yang memiliki ukuran besar sehingga dapat ditampilkan lebih kecil dan cepat ke layar.
  • Menghapus dengan checkbox dalam php
    Anda menemui masalah dalam menghapus banyak data secara bersamaan pada laporan yang dibuat dengan PHP? Mungkin jawabnya ya, karena dulu saya pernah mengalami hal ini. Cara sederhana mengahapus record atau data dalam laporan php adalah satu-persatu dengan membuat link pada tiap baris data yang ditampilkan. Hal ini akan sangat menyulitkan anda jika ada banyak data yang harus dihapus. Bayangkan jika ada 100 recor harus anda hapus, berarti 100 kali mengklik data yang akan dihapus. Saya akan berbagi bagaimana membuat laporan php dengan fasilitas checkbox data yang akan dihapus. Silahkan simak artikel berikut.
  • Membaca file csv dengan php
    CSV adalah jenis file yang sering digunakan untuk menyimpan data berupa huruf dan angka dalam bentuk plain-text. CSV (comma separated values) ini menyimpan dengan susunan baris data yang dipisah dengan karakter coma.
  • Membuat tabel warna-warni dengan php
    Tentunya anda pernah melihat sebuah laporan yang disajikan secara unik dan menarik php. Misal, tabel tersebut dibuat dengan warna selang seling/warna-warni. Tujuan dibuat warna-warni seperti itu bukan hanya agar tampilan lebih menarik tapi juga bertujuan agar baris-baris data bisa terlihat dengan jelas. Bagaimana membuatnya dalam php? Simak tulisan saya berikut ini.
  • Membuat function di php
    Function adalah kumpulan baris program yang digunakan untuk melakukan proses tertentu dengan tujuan yang sama. Function akan mengembalikan nilai atau hasil yang sudah diproses kepada rutin atau variabel yang menggunakannya. Function dibuat agar program utama dapat ditulis lebih sederhana dan pengulangan proses dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dalam php terdapat tiga jenis function yang bisa dijalankan yaitu User-defined, internal dan anonymous functions. Pada artikel berikut saya akan menjelaskan tentang bagaimana membuat function sediri (User Defined) dalam php.

Kiriman terbaru