Membuat fungsi cek data mysql dengan php

Membuat fungsi cek data mysql dengan phpProses pengecekan apakah data sudah ada dalam database tentunya pasti kita lakukan berulang-ulang dalam sebuah aplikasi php. Untuk mempermudah proses pengecekannya kita memerlukan sebuah fungsi/function yang gampang dipanggil setiap saat.

Saya akan contohkan kasus sederhana misal kita akan membuat sebuah aplikasi nilai siswa yang melibatkan banyak tabel seperti siswa, guru, mata pelajaran, jadwal dan lainya.

Setiap anda ingin menambahkan data tentunya akan melakukan proses pengecekan apakah data yang ditambahkan sudah terdaftar atau belum. Umumnya untuk melakukan pengecekan seperti pada saat ingin menambah data siswa kita membuat perintah seperti berikut :

<?php
  $cekdata="select nis from tb_siswa where nis='$nis'";
  $ada=mysql_query($cekdata) or die(mysql_error());
  if(mysql_num_rows($ada)>0)
  { 
     die("NIS telah Terdaftar!"); 
  }
  else
  {
     //Simpan data
  }
?>

Dan kemudian pada saat anda ingin menambahkan data guru juga akan melakukan hal yang sama, begitu juga pada saat anda ingin menambah data mata pelajaran atau jadwal dan lainya. Berapa baris yang harus anda ketik, tentunya lumayan lah apalagi ada proses yang sama atau mirip selain tambah data. Bagaimana solusinya?

Membuat Function Cek Data

Secara mendasar kita tetap melakukan rutin pengecekan seperti biasa, tapi kita sederhanakan dengan membuat function yang lebih mudah sehingga kita bisa panggil lebih sederhana. Lihat function berikut :

<?php
function CheckKey($query)
{
   $ketemu=mysql_query($query);
   if(mysql_num_rows($ketemu)>0) 
   {
     return true;
   }
   else
   {
     return false;
   }
}
?>

Jika kita lihat function diatas digunakan untuk menerima sebuah query yang kita kirimkan dari sebuah proses, kemudian dijalankan dan hasilnya dikembalikan dalam status true atau false.

Cara Menggunakan Function Cek Data

Pada saat anda ingin menambah data siswa, anda tinggal panggil seperti berikut :

<?php
$nis="001"; //contoh
if(CheckKey("SELECT nis from tb_siswa WHERE nis='$nis'")==false)
{
   //simpan data
}
?>

Jika kita lihat pemanggilan fungsi diatas, kita mengirimkan sebuah query mengecek nis yang kemudian diproses dan mengembalikan nilai true atau false. Jika nilai kembalian fungsi CheckKey false berarti tidak ditemukan kunci yang sama sehingga kita bisa melanjutkan dengan proses simpan data.

Dan pada saat anda ingin menambah data guru anda panggil lagi dengan cara berikut :

<?php
$nip="001"; //contoh
if(CheckKey("SELECT nip from tb_guru WHERE nip='$nip'")==false)
{
   //simpan data
}
?>

Dan pada saat anda ingin menambah mata pelajaran, anda panggil lagi seperti berikut :

<?php
$kode="001"; //contoh
if(CheckKey("SELECT kodefrom tb_mapel WHERE kode='$kode'")==false)
{
   //simpan data
}
?>

Bisa anda bayangkan, berapa baris koding yang bisa kita sederhanakan?? Tunggu function berikutnya dari saya

Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat.

Zainal Hakim

** Bebas disunting dengan menyebutkan sumber **

Artikel Lainnya

  • Cara upload gambar dengan php dan menyimpan kedalam database mysql
    Ada dua cara dalam php agar kita bisa upload gambar dan memanggilnya kembali. Cara pertama dengan menyimpan objek gambarnya kedalam database dan cara kedua adalah menyimpan objek gambar dalam folder dan menyimpan nama filenya didalam database mysql.
  • Membuat function di php
    Function adalah kumpulan baris program yang digunakan untuk melakukan proses tertentu dengan tujuan yang sama. Function akan mengembalikan nilai atau hasil yang sudah diproses kepada rutin atau variabel yang menggunakannya. Function dibuat agar program utama dapat ditulis lebih sederhana dan pengulangan proses dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dalam php terdapat tiga jenis function yang bisa dijalankan yaitu User-defined, internal dan anonymous functions. Pada artikel berikut saya akan menjelaskan tentang bagaimana membuat function sediri (User Defined) dalam php.
  • Mengenal php framework
    Framework dapat diartikan sebagai sebuah kerangka kerja yang digunakan untuk mempermudah penyelesaian sebuah pekerjaan. Jika dikaitkan dengan PHP maka dapat diartikan sebagai suatu kerangka kerja yang telah terpola dengan tujuan memudahkan pengembang web dalam menyusun rangkaian proses dengan bahasa pemrograman PHP. Misal dalam membuat sebuah aplikasi web, pengembang harus menuliskan kode program secara berulang dengan kompleksitas tinggi. Hal tersebut tentunya akan sangat mengurangi tingkat efisien waktu serta menguras pikiran bahkan kode yang dihasilkan mungkin saja kurang optimal dari segi penulisan serta proses yang dilakukan dalam program.
  • Membuat nomor transaksi diawali 0000
    Jika kita membuat aplikasi yang berhubungan dengan proses transaksi maka akan membuat penomoran secara otomatis yang format nomornya terdiri dari beberapa angka sesuai urutan transaksinya. Nomor transaksi biasanya diawali dari angka terkecil yaitu satu tapi ditampilkan dalam digit angka ratusan atau ribuan. Misal untuk transaksi no 1 maka akan ditampilkan dengan angka 001 atau 0001.
  • Membuat kalender bulan dengan php
    Jika anda membuat aplikasi berbasis web, fitur yang yang sering diandalkan adalah tampilan dan kemudahan membuat laporan. Misal saja dalam aplikasi yang anda buat ada salah satu laporan yang menyajikanya berdasarkan tanggal.

Kiriman terbaru